Senin, 14 September 2026

Ditjen Imigrasi Terbitkan Kebijakan Khusus untuk Penumpang Terdampak Konflik Timur Tengah

BAGIKAN:
Ditjen Imigrasi Terbitkan Kebijakan Khusus untuk Penumpang T...
0
Ditjen Imigrasi Terbitkan Kebijakan Khusus untuk Penumpang Terdampak Konflik Timur Tengah
Direktorat Jenderal Imigrasi meningkatkan kesiapsiagaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi Udara menyusul eskalasi konflik militer Timur Tengah. (Dok. Ist)

Direktorat Jenderal Imigrasi meningkatkan kesiapsiagaan di seluruh Tempat Pemeriksaan Imigrasi Udara. Langkah ini diambil menyusul eskalasi konflik militer di kawasan Timur Tengah.

Konflik tersebut menyebabkan penutupan wilayah udara di beberapa negara seperti Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Iran. Situasi ini berdampak langsung pada operasional penerbangan internasional dari dan menuju Indonesia.

Hingga pada Sabtu lalu (28/2/2026) pukul 21.00 WIB lalu, delapan penerbangan internasional di tiga bandara utama tercatat mengalami pembatalan atau penundaan. Bandara yang terdampak adalah Soekarno-Hatta, Ngurah Rai, dan Kualanamu.

Total 2.228 penumpang terdampak oleh kondisi ini. Mereka terdiri dari 1.644 Warga Negara Asing dan 584 Warga Negara Indonesia .

Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, mengatakan jajarannya telah mengambil langkah cepat.

Mereka melakukan pembatalan perlintasan, baik secara manual maupun sistem, bagi penumpang dan kru maskapai yang terdampak.

“Ditjen Imigrasi memastikan pelayanan keimigrasian di bandara tetap berjalan optimal dan kondusif. Fokus kami adalah menjaga kelancaran pelayanan, ketertiban pemeriksaan, serta kepastian prosedur bagi penumpang yang terdampak pembatalan atau pengalihan penerbangan,” ujar Yuldi.

Ditjen Imigrasi juga telah menginstruksikan petugas di bandara untuk merespons situasi penerbangan. Petugas diminta menyesuaikan penempatan personel di area kedatangan dan keberangkatan internasional sesuai dinamika penerbangan.

Iran Bantah Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei Terluka Akibat Serangan AS dan Israel
Artikel Selanjutnya

Iran Bantah Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei Terluka Akibat Serangan AS dan Israel

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 13 Maret 2026, 14:15 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini