SERANG - Polda Banten meningkatkan kesiapsiagaan personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) menyusul dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang dinilai masih berkembang pada awal September 2026.
Kesiapan tersebut diperiksa langsung Kapolda Banten Irjen Pol Hengki dalam Apel Gelar Peralatan di Mako Satbrimob Polda Banten, Jumat (4/9/2026).
Apel turut dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Iwan Saktiadi, sejumlah pejabat utama Polda Banten, serta personel Satbrimob.
Dalam kegiatan itu, kesiapan personel hingga berbagai sarana pendukung operasional menjadi perhatian. Kapolda meminta seluruh peralatan dipastikan tidak hanya tersedia, tetapi juga berfungsi dan dapat digunakan sewaktu-waktu ketika dibutuhkan.
Menurut Hengki, perkembangan situasi Kamtibmas memasuki September masih cukup dinamis. Sejumlah isu yang berkembang di tengah masyarakat dinilai berpotensi memunculkan aksi penyampaian pendapat.
Meski demikian, ia menekankan bahwa tidak setiap aksi penyampaian pendapat akan berkembang menjadi gangguan keamanan. Personel tetap diminta mengantisipasi kemungkinan peningkatan eskalasi dengan mengedepankan profesionalisme dan pengendalian diri.
“Tidak semua aksi akan berkembang menjadi gangguan keamanan, tetapi kita juga tidak boleh mengabaikan kemungkinan terjadinya peningkatan eskalasi. Di sinilah kesiapan Brimob menjadi penting ketika situasi membutuhkan kekuatan dengan kemampuan khusus,” kata Hengki.
Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah perlengkapan, mulai dari kendaraan operasional, alat komunikasi, perlengkapan pengendalian huru-hara (PHH), kendaraan taktis, pengeras suara hingga berbagai peralatan pendukung lainnya.