TANGERANG — Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat arah pembangunan daerah dengan menerapkan berbagai program yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan tersebut dinilai mulai memberikan dampak terhadap penguatan fiskal daerah sekaligus peningkatan kualitas pembangunan manusia di Banten.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, sejumlah program prioritas yang menjadi bagian dari agenda pemerintahan Presiden Prabowo telah diimplementasikan sejak periode awal kepemimpinannya. Fokus kebijakan diarahkan pada penguatan pelayanan dasar, efisiensi belanja pemerintah, serta program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurut Andra Soni, salah satu indikator positif dari kebijakan tersebut terlihat dari kondisi fiskal Pemerintah Provinsi Banten yang dinilai semakin kuat. Sebagian besar belanja daerah saat ini ditopang oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD), sementara ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat berada pada porsi yang lebih kecil.
Hal tersebut disampaikan Andra Soni di sela-sela kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi, perwakilan sejumlah kedutaan besar, serta ratusan anggota APKASI dari berbagai daerah di Indonesia.
Andra mengatakan, penguatan fiskal menjadi semakin penting di tengah tekanan keuangan yang saat ini dirasakan hampir seluruh pemerintah daerah. Karena itu, Pemprov Banten memilih memperketat belanja dengan mengutamakan anggaran untuk pelayanan dasar dan program yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.
“Kita melakukan pengetatan belanja dan memfokuskan anggaran pada belanja-belanja yang menopang pelayanan dasar serta memiliki kemanfaatan langsung bagi masyarakat,” ujar Andra.
Ia menambahkan, pengelolaan anggaran tersebut berjalan beriringan dengan pelaksanaan sejumlah program prioritas. Di antaranya bantuan keuangan untuk desa, pembangunan infrastruktur dasar, serta kebijakan pendidikan gratis bagi masyarakat.