Sebagai bagian dari implementasi arahan Presiden Prabowo, Pemprov Banten telah menyalurkan bantuan keuangan kepada 1.238 desa. Selain itu, pemerintah juga meluncurkan program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang diarahkan untuk meningkatkan konektivitas dan akses masyarakat desa.
Di bidang pendidikan, Pemprov Banten menjalankan program sekolah gratis yang membebaskan biaya pendidikan bagi siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta.
Berbagai program tersebut, kata Andra, mulai menunjukkan hasil dalam indikator pembangunan manusia. Ia menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banten pada 2025 mencapai 77,25 poin, sekaligus menempatkan Banten pada peringkat ketujuh secara nasional.
“Alhamdulillah, berbagai program tersebut berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia Banten tahun 2025 yang mencapai 77,25 poin atau peringkat ke-7 secara nasional,” ungkapnya.
Perkuat Sinergi Pemprov dan Pemkab
Selain memperkuat kapasitas fiskal, Andra Soni menilai keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.
Menurutnya, hubungan koordinatif dan fungsional antara kedua tingkatan pemerintahan harus terus diperkuat agar program pembangunan nasional maupun daerah dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Sejumlah program prioritas yang membutuhkan sinergi tersebut antara lain Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, penyediaan rumah rakyat, hingga peningkatan produktivitas sektor pertanian.