Hadiri Maulid Nabi di Karawaci, Dimyati Serahkan Bantuan Rp20 Juta
TANGERANG – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak masyarakat memperkuat persatuan, kebersamaan, dan kerukunan dengan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ajakan tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al Ikhwan, Jalan Cemara Raya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (30/8/2026).
Dimyati mengatakan, peringatan kelahiran Rasulullah SAW menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi sekaligus mengamalkan keteladanannya dalam kehidupan bermasyarakat, terutama di tengah keberagaman.
“Umat Islam itu saudara, keluarga. Terhadap umat lain, Nabi juga mengajarkan untuk menghargai dan menghormati. Dengan begitu, akan terwujud kerukunan antarumat beragama dan kerukunan seluruh warga,” ujar Dimyati.
Menurutnya, nilai-nilai persaudaraan dan sikap saling menghormati memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.
Dalam kesempatan tersebut, Dimyati juga mengapresiasi kekompakan warga Kelurahan Karawaci Baru. Kebersamaan masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan, menurutnya, merupakan salah satu modal penting untuk menjaga keharmonisan lingkungan.
Ia berharap kegiatan pengajian terus dihidupkan dan dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana menuntut ilmu sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan.
“Intinya kita mahabbah (cinta) kepada Kanjeng Nabi. Kita teladani akhlak Nabi, tingkatkan loyalitas, serta perkuat iman dan takwa dengan terus bersalawat kepadanya,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Wagub Banten turut menyerahkan bantuan dengan nilai total Rp20 juta sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan dakwah dan syiar Islam.
Bantuan tersebut dialokasikan sebesar Rp10 juta untuk operasional Masjid Al Ikhwan dan Rp10 juta untuk majelis taklim setempat.
Melalui momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Dimyati berharap nilai persaudaraan, kebersamaan, dan sikap saling menghormati terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga kerukunan umat beragama dan keharmonisan warga di Banten tetap terjaga.