Ikuti Kami
Sabtu, 7 November 2026 ⚡ Versi Web

Iran Buka Akses Terbatas Selat Hormuz, Kapal AS dan Sekutunya Dilarang Melintas

Penulis: Redaksi
Selasa, 17 Maret 2026 | 23:46 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Otoritas Iran mulai membuka akses terbatas bagi sejumlah kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz. Kebijakan ini diberlakukan di tengah meningkatnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Jalur strategis tersebut ditegaskan hanya akan ditutup bagi pihak yang dianggap sebagai 'musuh'. Kapal-kapal dari negara yang tidak terlibat dalam konflik tetap diizinkan melintas, dengan syarat berkoordinasi bersama militer Iran.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan kebijakan tersebut diberlakukan secara selektif.

"Selat Hormuz hanya akan ditutup untuk musuh-musuh dan pihak-pihak yang mendukung agresi mereka," ujar Abbas Araghchi.

Pernyataan senada disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei. Ia menegaskan, kapal dari negara netral tetap dapat melintas dengan izin otoritas Iran.

"Kapal-kapal milik negara yang tidak terlibat dalam perang diizinkan melintasi Selat Hormuz dengan koordinasi dan izin militer Iran," tutup Esmaeil Baghaei.

Kebijakan ini muncul di tengah situasi yang memanas. Konflik antara Iran melawan AS dan Israel telah mengganggu lalu lintas pelayaran di kawasan tersebut.

Banyak kapal tanker sempat tertahan, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global. Sebagai jalur vital, Selat Hormuz dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia dan gas alam cair.

Gangguan di kawasan ini berpotensi langsung memengaruhi harga dan distribusi energi global.

***

Penulis: Redaksi
Selasa, 17 Maret 2026 | 23:46 WIB
Sumber: Rilis
Artikel Selanjutnya

Al Jazeera Rilis Rekaman CCTV Kematian Netanyahu dalam Serangan Iran

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Haidar Alwi: Iran Mandiri di Tengah Embargo 4 Dekade

Jumat, 20 Maret 2026 | 19:36 WIB
↑ Kembali ke atas
Iran Buka Akses Terbatas Selat Hormuz, Kapal AS dan Sekutunya Dilarang Melintas

Bagikan artikel ini melalui