"Target utama kita bukan sekadar angka atau persentase capaian, melainkan bagaimana memastikan seluruh masyarakat Banten benar-benar mengikuti CKG dan terpantau kesehatannya," tegasnya.
Temuan Penyakit Ditindaklanjuti
Andra memastikan setiap temuan penyakit melalui Program CKG akan ditindaklanjuti dengan penanganan medis secara komprehensif.
Apabila ditemukan kasus Tuberkulosis (TBC), misalnya, pemerintah tidak hanya memberikan pengobatan kepada pasien, tetapi juga melakukan penelusuran terhadap kontak erat atau contact tracing untuk menjalani pemeriksaan.
"Penyakit yang paling banyak ditemukan potensinya dari skrining ini adalah hipertensi, diabetes, dan TBC," tambah Andra.
Ia pun mengimbau masyarakat tidak ragu maupun takut menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis lanjutan apabila diperlukan.
Menurut Andra, biaya tindakan kesehatan, baik melalui pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) maupun rumah sakit, telah ditanggung pemerintah.
Terlebih, cakupan Universal Health Coverage (UHC) Kota Tangsel disebut menjadi salah satu yang tertinggi di Provinsi Banten dengan capaian 99,8 persen.