Ikuti Kami
Jumat, 6 November 2026 ⚡ Versi Web

Kemiskinan Banten Turun, Tapi Warga Miskin Masih Berjuang: Data Resmi Tidak Sepenuhnya Mencerminkan Realitas Lapangan

Penulis: Siska Mawita
Rabu, 7 Januari 2026 | 12:04 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Program-program seperti pelatihan kerja, penguatan UMKM, akses pembiayaan usaha kecil, serta pendampingan ekonomi dinilai perlu diperkuat agar keluarga miskin dapat keluar dari ketergantungan dan memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan. Selain itu, transparansi data kemiskinan serta evaluasi kebijakan secara berkala menjadi keharusan agar program penanggulangan kemiskinan benar-benar tepat sasaran.

Penutup: Angka Turun, Beban Hidup Tetap Berat

Penurunan angka kemiskinan di Provinsi Banten memang menjadi sinyal positif bagi agenda pembangunan jangka menengah. Namun, fakta bahwa masih banyak keluarga yang hidup dalam kemiskinan ekstrem menunjukkan bahwa angka statistik belum sepenuhnya mencerminkan realitas kehidupan sehari-hari warga miskin.

Pemerintah dituntut tidak hanya fokus pada penurunan angka statistik, tetapi juga memastikan bahwa kebijakan yang dijalankan mampu menyentuh kebutuhan nyata masyarakat, sehingga mereka dapat keluar dari kondisi rentan menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan bermartabat.

Penulis:
Oleh: Ardelia Ayuningrum
Dosen Pengampu: Angga Rosidin, S.I.P., M.A.P.
Kaprodi: Zakaria Habib Al-Ra’zie, S.I.P., M.Sos.
Program Studi Administrasi Negara, Universitas Pamulang – Serang

Penulis: Siska Mawita
Rabu, 7 Januari 2026 | 12:04 WIB
Artikel Selanjutnya

Kemacetan dan Kerusakan Jalan Serang–Pandeglang: Masalah Nyata yang Mendesak Ditangani

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Jangan Membenci Bangsa Hanya Karena Ulah Penguasanya

Senin, 17 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Pendidikan Itu Mahal, yang Murah Hanya Gaji Gurunya

Selasa, 12 Mei 2026 | 09:02 WIB
↑ Kembali ke atas
Kemiskinan Banten Turun, Tapi Warga Miskin Masih Berjuang: Data Resmi Tidak Sepenuhnya Mencerminkan Realitas Lapangan

Bagikan artikel ini melalui